Kamis, Juli 30, 2009



Polisi di kota Humberside, Inggris memutuskan membeli satu unit Lexus IS-F untuk tugas-tugas pengejaran di jalan raya.

"Tapi keputusan untuk membeli jauh dari mudah dan melibatkan riset dan saran dari fleet manager, financial manager dan pakar-pakar vehicle dynamic," kata sersan Mike Peck dari Humberside Police Roads Crime Section.

Lexus IS-F memang bukan mobil sembarangan. Dikembangkan di sirkuit Fuji di bawah pengawasan Akio Toyoda yang kini menjadi orang pertama di Toyota Motor Corp. Menggunakan mesin sepuluh silinder dengan konfigurasi V yang total kapasitas ruang bakarnya mencapai 5,0 liter. Mesin itu bisa membawa sedan ini melesat dari diam ke 100 km/jam dalam 4,8 detik dan kecepatan maksimalnya 270 km/jam.

"Mobil Lexus ini sudah diuji selama 12 bulan bersama mobil serupa dan bisa membuktikan dirinya sebagai pilihan ideal karena memiliki sasis yang memberi keamanan dinamis pada kecepatan tinggi sekaligus platform stabil untuk perangkat elektronik," katanya.

Mobil ini nantinya akan bertugas sebagai mobil pemburu kejahatan di jalan raya. Lexus dipilih setelah terbukti bisa beroperasi dalam kecepatan tinggi dalam waktu lama.

"Mobil ini memberikan paket terbaik dan tak bisa dipungkiri menjadi salah satu mobil polisi paling canggih di dunia yang memungkinkan petugas polisi menghadapi para penjahat yang menggunakan jalan raya untuk melakukan kejahatan serius dan kelompok-kelompok kriminal terorgansir," pungkas Sersan Peck.



Polisi di kota Humberside, Inggris memutuskan membeli satu unit Lexus IS-F untuk tugas-tugas pengejaran di jalan raya.

"Tapi keputusan untuk membeli jauh dari mudah dan melibatkan riset dan saran dari fleet manager, financial manager dan pakar-pakar vehicle dynamic," kata sersan Mike Peck dari Humberside Police Roads Crime Section.

Lexus IS-F memang bukan mobil sembarangan. Dikembangkan di sirkuit Fuji di bawah pengawasan Akio Toyoda yang kini menjadi orang pertama di Toyota Motor Corp. Menggunakan mesin sepuluh silinder dengan konfigurasi V yang total kapasitas ruang bakarnya mencapai 5,0 liter. Mesin itu bisa membawa sedan ini melesat dari diam ke 100 km/jam dalam 4,8 detik dan kecepatan maksimalnya 270 km/jam.

"Mobil Lexus ini sudah diuji selama 12 bulan bersama mobil serupa dan bisa membuktikan dirinya sebagai pilihan ideal karena memiliki sasis yang memberi keamanan dinamis pada kecepatan tinggi sekaligus platform stabil untuk perangkat elektronik," katanya.

Mobil ini nantinya akan bertugas sebagai mobil pemburu kejahatan di jalan raya. Lexus dipilih setelah terbukti bisa beroperasi dalam kecepatan tinggi dalam waktu lama.

"Mobil ini memberikan paket terbaik dan tak bisa dipungkiri menjadi salah satu mobil polisi paling canggih di dunia yang memungkinkan petugas polisi menghadapi para penjahat yang menggunakan jalan raya untuk melakukan kejahatan serius dan kelompok-kelompok kriminal terorgansir," pungkas Sersan Peck.

Release Date : Selasa, 28 Juli 2009
Media : Autobild, at page 30-31, size 2160 mmk
Journalist : Aditya P Siregar

DI edisi lalu, kami berhasil bercengkerama dengan Toyota Camry facelift sebelum peluncurannya (15/7). Setelah melihat wajahnya dari kejauhan, kini waktunya untuk menghabiskan 'quality time' bersama Big Sedan terlaris ini.

Sejujurnya, agak sulit menyebut apakah Camry baru ini harus disebut 'minor model change' atau 'major change'. Dibilang minor, perbedaannya lumayan kentara meski komponen diganti tidak terlalu banyak. Terlihat bahwa Camry 2009 ini memiliki lampu, gril, hingga bumper baru dengan pola 'X'. Sementara, lampu belakangnya juga sedikit berbeda.

Akan tetapi, mau menyebut major, kok rasanya seperti tidak afdal. Lihat saja spesifikasi teknisnya yang sama persis. Mulai dari mesin yang tetap menggunakan unit 3.456 cc V6 dengan daya 277 dk. Ataupun kehadiran suspensi McPherson strut di depan dan 2-link strut untuk belakang.

Meski belum mencobanya hingga turun ke jalan, sepintas karakter suspensinya masih sama persis Camry yang diluncurkan 3 tahun silam. Lebih mengedepankan kenyamanan, walau lebih fun dikemudikan jika dibandingkan Camry 'menteri'.

Sekilas, interiornya sama persis. Hanya terlihat kehadiran panel penutup jam digital dari panel kayu. Namun tunggu dulu, saya belum selesai. Terdapat satu gimmick yang memberi batas tegas antara Camry '09 dengan "06. Oke, kehadiran jok belakang bisa direbahkan secara elektrik memang bukan hal baru. Nah, bukalah konsol tengah belakang untuk menemukan sebuah kejutan menyenangkan.

Ya, terdapat remote bertuliskan Toyota Pneumatic Massage System. Benar, Camry 3.5Q ini sudah dilengkapi jok belakang pijat seperti layaknya Lexus LS 460. Belum secanggih sistem Lexus, naniun cukup untuk membuat Anda merasa dimanjakan seperti dalam Big Luxury Sedan berharga Rp 2 miliar.

Suasana kabinnya sendiri terasa berbeda total. Jok yang dulu berwarna beige kini berganti menjadi hitam legam. Ditambah kehadiran lampu LED membujur dari pilar A ke C, membuat suasana kabin Camry bagaikan seperti berada dalam ruang bersantai.

Mohon untuk tidak terkecoh dengan kehadiran sejumlah body kit pada Camry karena unit mobil di hadapan kami adalah unit disiapkan untuk mejeng di IIMS 2009. Janggal rasanya melihat sedan dengan kemewahan setinggi Camry dibekali aero kit agar terlihat sporty.

Camry 3.5Q sendiri dijual dengan harga Rp 641 juta on-the-road. Ini berarti, harganya terpaut lumayan signifikan dari saingan utamanya, Honda Accord. Fitur kelengkapan sendiri terbilang lengkap dengan fasilitas on-board computer, rear AC register, hingga electric rear sunshade.

First opinion
Bravo Camry. Tanpa ubahan saja model ini masih mampu berbicara dan menjadi terlaris di kelasnya. Apalagi kini, dengan kehadiran Toyota Pneumatic Massage System yang mampu membuai penghuni kabin belakang. Harganya pun tetap kompetitif. Belum lagi penampilan baru yang membuatnya semakin segar

Sekilas pandang
- Juga tersedia varian 2.4V seharga Rp 485,4 juta dan 2.4 G seharga 457,9 juta on-the-road
- Sistem pemijat hanya tersedia untuk jok belakang


Kamis, Juli 23, 2009

Optimisme Yoshi Inaba
Yoshi Inaba dikenang karena suksesnya mendongkrak pangsa pasar Toyota di Amerika Utara. Kini dia kembali dikirim untuk memimpin Toyota North Amerika.

Pasar Amerika Utara menjadi pasar terpenting Toyota, dimana profit terbesar dihasilkan. Akio Toyoda, CEO baru Toyota ingin posisi Toyota segera pulih. Dia yakin Inaba mampu membawa Toyota kembali ke jalurnya selama ini.

Yoshi Inaba percaya Toyota bisa pulih dengan cara memangkas rantai birokrasi yang panjang dan fokus pada cara-cara membuat keputusan lebih cepat. Selain itu Toyota akan lebih dekat lagi ke konsumennya.

Inaba, yang berjasa mendongkrak market share Toyota secara signifikan sejak pertengahan hingga akhir dekade 90, melihat tanda-tanda Toyota bisa meraup profit tahun depan. Tahun ini, Toyota gagal meraih laba di USA.

Bersama timnya, Inaba sedang mengkaji kapasitas produksi Toyota di USA dan bagaimana cara menjalankan pabrik-pabrik itu dengan cara terbaik. Termasuk nasib pabrik NUMMI di California yang merupakan pabrik patungan dengan GM. Sejak GM bangkrut dan melepas NUMMI, Toyota mengkaji apakah pabrik itu akan terus atau tutup. Termasuk pabrik baru di Mississippi yang sudah dibangun tapi belum pernah berproduksi.

Di depan sejumlah media Inaba mengaku terlalu banyak keputusan yang dibuat di kantor pusat Toyota di Jepang dan bukan di California dan New York, kantor pusat Toyota North America. Inaba, sejalan dengan CEO Akio Toyoda, berencana untuk mengubah hal itu dengan membuat keputusan di Amerika dan melakukannya dengan cepat.

Inaba memperkirakan harga bahan bakar akan terus naik, namun dia optimis penjualan akan kembali pulih tahun depan. Dalam pandangannya, rata-rata penjualan otomotif di USA bisa mencapai angka 12 -13 juta unit tahun depan. Tahun ini diperkirakan antara 9,5 - 10 juta unit. Sebagai pembanding, sebelum krisis penjualan mobil di USA mencapai 16 juta-an unit.

Diusianya yang sudah 63, Inaba sebenarnya sudah pensiun setelah mengepalai divisi penjualan Toyota di USA dan menempati sejumlah posisi puncak di kantor pusat Toyota di Jepang.

Bakal ada kejutan harga dari Toyota FCHV

Toyota justru akan memberi kejutan dengan harga yang rendah ketika mobil pertama berteknologi fuel-cell berbahan bakar hidrogen versi produksi massal mulai dipasarkan 2015. Hal itu diungkapkan Justin Ward, advanced powertrain program manager-Toyota Technical Center. Dia mengungkapkan Toyota akan menggunakan faktor skala ekonomi untuk membuat harga mobil hidrogen ini menjadi relatif terjangkau. Namun Ward tidak mengungkapkan beraga harganya.

Sejauh ini Toyota cukup puas dengan perkembangan teknologi fuel cell-nya. Dan penyempurnaan terus-menerus yang dilakukannya membuat Toyota yakin jika tiba saatnya, teknologi fuel cell-nya siap memenuhi semua ekspektasi dan kebutuhan konsumen serta pengoperasian dimana saja.

Toyota juga memastikan akan memproduksi mobil itu sesuai jadwal. Saat ini, Toyota sedang menguji perilaku konsumen ketika menggunakan mobil hidrogen. Toyota akan mengamati bagaimana perilaku ketika beradaptasi dari Toyota Prius standar, lalu berubah ke Prius Plug-in dan ke prototipe mobil fuel-cell.

Prototipe mobil berteknologi fuel cell Toyota FCHV menggunakan platform SUV Toyota Highlander. Tahun lalu Toyota menyempurnakan kembali dengan meluncurkan Toyota FCHV-Adv. Kelebihan utama dibandingkan pendahulunya adalah jarak tempuhnya kini mencapai 700km untuk setiap kali pengisian hidrogen. Ini artinya dua kali jarak tempuh FCHV sebelumnya. Peningkatatan jarak tempuh itu karena kemampuan tangki penyimpanan hidrogen yang meningkat dua kali lipat.

Toyota FCHV merupakan SUV dengan kapasitas lima penumpang dan sudah lolos uji di kawasan super dingin di permukaan bumi. Ini menunjukkan perkembangan teknologi yang luarbiasa karena teknologi fuel cell versi lama, sulit di operasikan di tempat dingin.